Ogah Minta Maaf dan Standard Ganda, Alasan Jadon Sancho Diskors Manchester United | OneFootball

Ogah Minta Maaf dan Standard Ganda, Alasan Jadon Sancho Diskors Manchester United | OneFootball

In partnership with

Yahoo sports
Icon: Bola.net

Bola.net

·15 September 2023

Ogah Minta Maaf dan Standard Ganda, Alasan Jadon Sancho Diskors Manchester United

Gambar artikel:Ogah Minta Maaf dan Standard Ganda, Alasan Jadon Sancho Diskors Manchester United

Bola.net - Ada informasi baru seputar sengketa Jadon Sancho dan Erik Ten Hag. Sang winger diskors pihak Manchester United karena ia menolak minta maaf pada sang manajer.

Dua pekan terakhir, Sancho dan Ten Hag terlibat perang dingin. Ini disebabkan sang manajer mengkritik Sancho di depan awak media, sementara Sancho memberikan pernyataan balasan di media sosial.


Video OneFootball


Kemarin, Manchester United mengeluarkan pernyataan terkait Sancho. Mereka resmi menskors sang pemain dari tim utama MU akibat pelanggaran kedisiplinan.

The Athletic punya informasi mengapa Sancho sampai diskors MU. Alasannya karena sang winger menolak minta maaf kepada Erik Ten Hag.

1 dari 4 halaman

Menolak Minta Maaf

Laporan tersebut mengklaim bahwa Erik Ten Hag dan Jadon Sancho menggelar pertemuan empat mata di awal pekan kemarin.

Kedua pihak sama-sama mengutarakan isi hati terkait konflik ini. Erik Ten Hag dilaporkan siap memaafkan sang winger jika Sancho meminta maaf atas unggahan yang ia buat di media sosial.

Meski unggahan itu sudah dihapus Sancho, namun sang winger dikabarkan menolak minta maaf kepada Erik Ten Hag. Alhasil ia diskors dari tim utama MU.

2 dari 4 halaman

Standard Ganda

Menurut laporan yang sama, ada alasan tersendiri bagi Sancho mengapa ia menolak meminta maaf kepada Ten Hag.

Ia menilai sang manajer menerapkan standard ganda di timnya. Ia menilai ada beberapa rekan setimnya yang sama tidak berlatih dengan serius, namun mereka bebas dari sanksi.

Ini yang membuat Sancho berpegang teguh bahwa ia hanya jadi kambing hitam di skuat MU. Alhasil ia menolak minta maaf pada sang manajer.

Lihat jejak penerbit