Bola.net
·27 February 2025
Juventus yang Memalukan!

In partnership with
Yahoo sportsBola.net
·27 February 2025
Bola.net - Thiago Motta bukan hanya kecewa dengan hasil yang didapatkan Juventus pada laga Coppa Italia melawan Empoli. Sang pelatih merasa apa yang ditampilkan Juventus pada laga tersebut memalukan!
Juventus bertemu Empoli pada babak 8 Besar Coppa Italia, Kamis (27/2) dini hari WIB. Pada duel yang dimainkan di Stadion Allianz tersebut, Juventus kalah 2-4 pada babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
Secara statistik, Si Nyonya Tua memiliki penguasaan bola hingga 69 persen. Bahkan, mereka mampu melepas 15 shots. Hanya saja, Juventus tak cukup efisien dengan catatan itu. Mereka hanya bikin empat shots on target dan mencetak satu gol.
Sementara, dengan 31 persen penguasaan bola, Empoli mampu melepas lima shots on target. Empoli juga tampil luar biasa pada babak adu penalti. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
1 dari 3 halaman
Reaksi para pemain Juventus setelah kalah dalam adu penalti pada laga perempat final Coppa Italia melawan Empoli, Kamis (27/2/2025) dini hari WIB. (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP
Di atas kertas, Juventus harusnya bisa meraih kemenangan lawan Empoli. Selain catatan statistik di atas, posisi di klasemen Serie A juga jadi tanda bahwa Juventus masih di atas. Namun, Juventus justru kalah.
"Kami merasa malu. Sejujurnya saya merasa malu atas apa yang kami lihat di babak pertama dan saya harap para pemain saya merasakan hal yang sama. Kami tidak boleh bersikap seperti ini," kata Thiago Motta dikutip dari Mediaset.
"Itu memalukan dan jelas itu salah saya, karena saya tidak menunjukkan kepada para pemain saya pentingnya pertandingan ini atau apa arti kostum ini. Kami tidak masuk semifinal karena kami tidak pantas berada di sana," tegasnya.
2 dari 3 halaman
Pelatih Juventus, Thiago Motta bereaksi saat laga melawan PSV Eindhoven di leg kedua playoff 16 besar Liga Champions 2024-2025. (c) AP Photo/Peter Dejong
Sebelumnya, Juventus juga gagal di Liga Champions dan Supercoppa Italiana. Hal ini membuat fans Juventus kecewa berat. Ada banyak kritik keras yang ditujukan pada tim dan Thiago Motta merasa layak menerimanya.
"Saya mengharapkan reaksi langsung dari para pemain ini, karena saya merasa malu dengan apa yang saya lihat dari tim saya hari ini," kata Thiago Motta.
"Saya juga harus memikul sebagian besar tanggung jawab, karena saya tidak mengajari mereka apa artinya mengenakan seragam Juventus. Kami bermain melawan tim Empoli yang dirotasi dari para pemain inti yang biasa," tegas pelatih berusia 42 tahun tersebut.