Bola.com
·5. Januar 2025
In partnership with
Yahoo sportsBola.com
·5. Januar 2025
Bola.com, Jakarta - Invasi striker asing di Pegadaian Liga 2 2024/2025 meredupkan pamor bomber lokal. Regulasi pemakaian tiga penggawa impor membuat tiap kontestan mengontrak dan memaksimalkan penyerang asing untuk mengangkat performa tim.
Seperti aturan di Liga 1, maka kehadiran para pendobrak asing di lini depan ini membuat striker lokal pun seolah tenggelam.
Dari daftar top skor sementara, posisi lima besar dikuasai ujung tombak impor seperti Juninho (PSMS), Ezequiel N'Douassel (Persela), Rafinha (PSIM) masing-masing dengan 12 gol. Disusul Derie Corfe (Persiraja/11 gol), dan Paulo Henrique (Persikota/10 gol).
Namun pemain lokal tak perlu minder. Mereka masih mampu bersaing, meski tidak berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak Liga 2.
Di antara local pride itu, nama striker muda asal Papua yang memperkuat tim kampung halamannya Persipura, Ramai Rumakiek, berada di urutan teratas dengan torehan sepuluh gol alias menyamai ketajaman Paulo Henrique, eks pemain Persebaya 2022.
Berikutnya eks Timnas Indonesia U-23 Miftahul Hamdi dan Ilham Fathoni yang telah menyarangkan tujuh bola.
Yang menarik, ketiga penyerang lokal menemukan kembali ketajamannya setelah pulang kampung membela klub daerahnya.